Janji Harus Ditepati

Sampai juga kita di hari yang sering kau tanyakan ini.

Tiada lelah kau bertanya apakah bulan sudah berganti.

Sebelum mengenal bulan kau bahkan ingin tahu tinggal berapa hari lagi.

Membuatku penasaran apa yg kau pikirkan tentang hari ulang tahunmu ini.

 

Seringkali kau mengukur apakah tinggi badanmu sudah melampaui garis tinggimu yg kutandai sudah lama.

Terakhir aku menggoda kalau tinggimu sudah seperti anak SMA.

Kau hanya memasang muka konyol namun ada yang kau sembunyikan kurasa.

Hingga beberapa hari yg lalu apa yg di benakmu itu terbuka.

 

Aku hanya tertawa menggelengkan kepala mendengar penjelasanmu saat itu.

Kita sedang membersihkan dan mengatur kamar yg memang dipersiapkan untukmu.

Aku memintamu tidur sendiri, tidak bersama kami lagi setelah hari ulang tahunmu.

Tangkas kau berkilah bahwa tinggi badanmu belum melampaui garis sehingga tempat tidur kami masih cukup luas bagimu.

 

Permata kecilku, ini panggilan favoritmu pengaruh dari serial TV Khrisna yang kau sukai.

Setahun ini kau sungguh luar biasa karena karena tiada lelah menghapus airmataku ketika menemukanku menangis sendiri.

Banyak pelajaran yg kudapat dari ketegaran, perhatian, bujukan dan kemandirianmu selama ini.

Tuhan memang Maha Pemurah karena dibalik kesedihan beruntun setahun ini aku bersyukur memilikimu yg seperti bidadari.

 

Pernah suatu malam sebelum tidur kau tiba-tiba menangis dan bertanya.

Apakah kau bisa mengganti cita-citamu menjadi ibu rumah, bukan lagi tentara.

Jawabku tentu saja dan balik bertanya apa itu ibu rumah dan mengapa?

Terisak-isak kau menjelaskan kalau kau ingin seperti aku yang mengurus rumah sehingga bisa selalu di dekatku jika aku menua.

 

Sejenak aku kehilangan kata-kata karena begitu tersentuh lalu tertawa menghiburmu.

Tak kuberi kau kesempatan melihat airmataku mengambang di mata dengan erat memelukmu.

Kau bisa menjadi apa saja yg kau mau, nak dan percaya lah banyak yg bisa kau raih nanti selain merawatku.

Insya Allah aku akan baik-baik saja kelak namun terimakasih untuk kepedulianmu, cintaku.

 

Penghangat jiwaku, aku telah berjanji beberapa hal kepadamu yang dimulai sejak hari ini.

Semuanya berat namun aku akan berusaha keras untuk dapat memenuhi

Agar kau selalu ingat bahwa janji itu harus ditepati

Dan ucapan kita harus dipegang erat di dunia ini

 

Maafkan aku jika terkadang membuatmu kecewa

Tidak semua keinginanmu aku penuhi dengan sengaja

Bahkan kau harus memilih diantaranya dengan terpaksa

Ini semata-mata aku lakukan agar tidak membuatmu manja

 

Sekali lagi kau harus tahu betapa bersyukurnya aku karena Tuhan mengirimmu ke dalam hidupku.

Keberuntunganku ini kan kujadikan pengingat kalau masih banyak yang harus kulakukan untuk menjaga dan menyiapkanmu.

Juga tiada henti mendoakan keberkahan dan keselamatanmu.

Semoga di usia enam tahunmu ini kau selalu sehat, riang, bahagia dan lucu.

 

Selamat ulang tahun, nducil sayang ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s